Leo Situmorang, FBI Fokus Bantu Masyarakat Indonesia yang Terdzolimi

Jakarta, Tidak hanya dikenal sebagai pengacara sejumlah artis dan sering tampil dalam video klip artis-artis NAGASWARA, Leo Situmorang SH.,MH., juga memiliki pengalaman mumpuni dalam berorganisasi.

Belum lama ini, bersama sejumlah tokoh intelektual asal Batak, Sumatera Utara yang menetap di Jakarta, Leo membidani lahirnya organisasi bernama Forum Batak Intelektual atau FBI.

FBI yang dibentuk pada bulan Juli 2020 itu, bertujuan untuk menyatukan masyarakat Batak agar lebih kuat dan tampil lebih bermartabat.

Lewat organisasi tersebut, Leo dan kawan-kawan juga mendirikan Lembaga bantuan Hukum (LBH) FBI sebagai upaya memberikan bantuan hukum kepada masyarakat Batak yang membutuhkan pendampingan dalam kasus-kasus hukum.

“FBI organisasi yang baru berdiri, tapi sudah memiliki jaringan di berbagai Daerah dan Kota yang ada di Indonesia,” kata Leo Situmorang, SH., MH., Ketua umum FBI di Jakarta Pusat, Senin (14/9/2020).

Menurut Leo, meski baru terbentuk, FBI sudah mempunyai ratusan anggota di seluruh Indonesia yang dikenal sebagai advokat di berbagai instansi. Menurutnya, FBI bukan hanya suku Batak, tapi juga orang yang mempunyai darah Batak walaupun sudah nikah atau kawin dengan suku lainnya.

“Anggota FBI terbuka untuk semua suku. Selama dapat melaksanakan AD/ART organisasi tentu saja,” tambah Leo yang kini menjadi pengacara penyanyi Lia Ladysta itu.

Ke depan, FBI akan fokus membantu masyarakat Indonesia yang terdzolimi dalam mencari keadilan di Indonesia. Hal tersebut disebut Leo sesuai motto FBI yakni; tegas, kuat, berani dan bermartabat.

“Karena masih banyak masyarakat yang belum melek hukum, sehingga memerlukan pendampingan hukum,” pungkas Leo. NSM/Tim NMC

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com