Cerita Video Klip “Serpihan Hatiku” Wali Band

Jakarta, Bertempat di RUMATATA, kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2020), band Wali melakukan syuting video klip single terbarunya yang berjudul “Serpihan Hatiku”. Konsep video klip yang ditawarkan sutradara Arwin W, berkisah soal hubungan asamara terkait perselingkuhan.

“Visual video klip ‘Serpihan Hatiku’ sesuai dengan lirik lagu ini. Di sini Wali band hanya perform membawakan lagu tanpa terlibat dalam adegan cerita di video klip,” ungkap Arwin W sutradara video klip “Serpihan Hatiku” saat ditemui NAGASWARA News, Kamis (16/7/2020).

Cerita dalam video klip ini mengisahkan seorang laki-laki (diperankan pesinetron Ahmad Affandi) yang memiliki rasa khawatir berlebih istrinya, diperankan Ully Moch, selingkuh di belakangnya. Kondisi tubuh suami yang cacat karena kecelakaan, membuat dirinya merasa tidak berguna lagi.

Tuduhan dan kecurigaan si suami terhadap istrinya ternyata tak lebih dari imajinasi saja. Di balik itu semua, sang istri ternyata sangat baik dan sayang kepadanya. Menurut Apoy, gitaris dan pencipta lagu Wali, tema halusinasi berlatar asmara ini yang coba dikedepankan di dalam video klip “Serpihan Hatiku”.

“Apakah kita sesehat ini? Apakah kita masih sewaras ini? Apakah secara fisik kita seutuh ini? Dan di luar sekenario yang kita harapkan ketika kita sakit, pasangan kita akan setia mendampingi kita? Ketika hati kita hancur menjadi serpihan apakah dia akan tetap setia?”, jelas Apoy menceritakan alur cerita single ciptaannya tersebut.

Single ini menjadi single ketiga yang dirilis Wali di tahun 2020. Sebelumnya, band yang beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard), dan Tomi (drum) itu merilis single “Sakit Tak Berdarah” featuring Fitri Carlina.

Selain itu, Wali juga merilis lagu “Kisah Pahlawan Bermasker” untuk para medis di masa pandemi corona (Covid-19), dan satu single religi “Tobat Maksiat (Tomat)” versi baru. Seperti apa single “Serpihan Hatiku” milik Wali band ini? Kita tunggu tanggal rilisnya!. NSM/Tim NMC

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com