WIPO Hadir Untuk Indonesia Lebih Hargai KI

diberitain.com – Jakarta, Potensi Kekayaan Intelektual di Indonesia yang belum tergali sepenuhnya menjadi perhatian organisasi kekayaan intelektual dunia atau WIPO. Indonesia sendiri sebagai negara anggota WIPO (World Intellectual Property Organization) dan sepatutnya menegakkan perlindungan kekayaan intelektual sesuai dengan prinsip internasional yang berlaku.Karena itu agenda kehadiran Direktor Jenderal WIPO ke Indonesia diharapkan dapat meningkatkan perhatian elite Pemerintah Indonesia atas Kekayaan Intelektual .

“Selama ini Kekayaan Intelektual masih belum diperhatikan secara maksimal. Khususnya di level tinggi pemerintahan. sedangkan potensi Kekayaan Intelektual untuk terbukanya investasi cukup tinggi. Karena itu agenda kunjungan Dirjen WIPO ke Indonesia bertemu dengan Presiden dan Menteri-Menteri di Indonesia setidaknya dapat meningkatkan perhatian pemerintah terhadap kekayaan intelektual,” ucap Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Dede Mia Yusanti di ruangannya ( 18-9-2017).

Dalam sesi media gathering antara Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI Dede Mia Yusanti, turut hadir juga musisi Jazz Chandra Darusman yang juga bagian dari WIPO Singapura. Dalam dialog terungkap penegakkan hukum terhadap pelanggaran hak kekayaan Intelektual perlu ditingkatkan. Terlebih di era digital dan globalisasi, dimana industri musik Indonesia kerap tertekan.

“Misi WIPO hadir atas undangan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan inovasi Kekayaan Intelektual di Indonesia melalui sistem HKI. Indonesia semestinya bisa meningkatkan kemampuannya dengan cara meningkatkan sistem HKI-nya dan sistem penegakkan hukumnya,” ucap Chandra Darusman musisi sekaligus Deputy Direktur WIPO Office in Singapore. NSM/Ary

Share Yah

Comments

comments