Waspada Cuaca Ekstrem, Farani Jaga Tubuh Seperti Ini

Jakarta,Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Bahkan, tingginya curah hujan juga diprediksi terjadi pada bulan Januari dan Februari 2021.




Lantas, bagaimana cara menjaga kondisi tubuh tetap prima saat cuaca ekstrem melanda di tengah pandemi Covid-19?

Penyanyi Farani berpendapat, saat terjadi cuaca ekstrem yang perlu diantisipasi adalah udara dingin. Sebab, menurutnya udara dingin dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

“Seperti mimisan, batuk, pilek, dan bibir pecah-pecah yang menurunkan nafsu makan. Kondisi ini tentu saja dapat mengganggu masyarakat yang juga khawatir dengan virus corona,” ungkap pelantun single “Atas Nama Cinta” itu kepada NAGASWARA News, Jumat (22/1/2021).

Ada dua penyakit yang muncul selama udara dingin. Pertama, penyakit bawaan yang telah dimiliki seperti sesak napas, pilek alergi, sinuitis, dan alergi kulit.

Kedua, penyakit yang disebabkan langsung oleh udara dingin, seperti kulit kering, kulit telapak kaki pecah-pecah, bibir pecah-pecah, hingga mimisan.

Farani sendiri menyarankan netizen untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima di saat cuaca ekstrem terjadi.

“Menutupi badan agar tidak kontak langsung dengan udara dingin. Bisa menggunakan pakaian seperti jaket, kaos kaki, dan sarung tangan ketika berada di luar rumah,” ujarnya. NSM [KimSadewa]

Mau tau berita lainnya, baca disini




Share Yah

Comments

comments

diberitain.com