Wali Tetap Pecah Rekor di Tahun 2020

Jakarta, Tahun 2020 adalah tahun yang sulit. Bagi musisi, tahun ini menjadi pukulan besar akibat pandemi corona (Covid-19). Semua kegiatan artis di panggung mati total. Banyak artis yang mengerjakan apa saja agar mampu bertahan dari krisis sepanjang tahun 2020.

Para personil Wali band termasuk musisi yang beruntung di tahun 2020. Meski mereka praktis hanya manggung sebanyak dua kali, itu pun secara virtual, band yang beranggotakan Apoy, Faank, Ovie dan Tomi ini tetap dapat bekerja.




Wali dikontrak untuk bermain dalam sinteron Ramadan “Amanah Wali 4”. Sinteron ini semula tayang pada bulan Ramadan. Namun karena mendapat sambutan positif dari masayarakat, RCTI melanjutkan produksi sinetron tersebut hingga sekarang.

Lewat sinteron itu, Wali juga membukukan prestasi untuk “Program Ramadhan Terpopuler” dalam ajang “Indonesian Television Awards” (ITA) 2020. Selain itu, sinetron tersebut juga meraih penghargaan KPI Awards 2020 untuk “Kategori Televisi Program Drama Seri” yang menginspirasi.

Di dunia musik, Wali tetap mencatat prestasi membanggakan di sepanjang tahun 2020. Mereka merilis album “Wali 20.20” bekerjasama dengan KFC pada Maret 2020. Album tersebut diperkenalkan menandai 20 tahun Wali berkarya.

Selama kurang lebih sepuluh bulan dijual di gerai-gerai KFC, album tersebut berhasil terjual lebih dari 600 ribu keping atau mencapai rekor penjualan multiplatinum. Ini prestasi luar biasa di tengah masa pandemi, dan penjualan CD yang sudah mati.

Di tahun 2020, Wali band juga merilis tiga single baru, yakni “Sakit Tak Berdarah” duet dengan Fitri Carlina, “Kisah Pahlawan Bermasker”, “Serpihan Hatiku”, dan”Ondeskray Ngaji (Cilukbaa)”.

Single ”Ondeskray Ngaji (Cilukbaa)” dianggap para personil band itu sebagai lagu yang spesial. Lagu tersebut mereka peruntukkan untuk anak-anak Indonesia. NSM/(A3)

Mau tau berita lainnya, baca disini




Share Yah

Comments

comments

diberitain.com