Uzil Vokalis Nirwana, Musisi Harus Punya Usaha Saat Resesi

Jakarta, Pemerintah mengumumkan resesi per 5 November 2020 ini. Secara keseluruhan, Indonesia masuk ke dalam kemerosotan ekonomi selama dua kuartal yang negatif. Hal ini berdampak di semua lintas sektor dan profesi.

Berprofesi sebagai anak band, vokalis band Nirwana, Uzil, sudah ikut merasakan dampak kemerosotan ekonomi sejak awal pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2020 yang lalu. Kondisi sekarang tentu akan lebih buruk lagi.

Untung saja, sejak 10 tahun yang lalu, Uzil juga sudah menjalankan usaha toko buah di Pasar Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat. Meski masih bisa bertahan dengan usaha tersebut, tak kurang usahanya itu ikut terpukul.

“Sejak pandemi melanda tanah air, income usaha saya juga menurun. Apalagi ditambah resesi saat ini, mau gimana lagi, harus dihadapi,” kata Uzil saat berbincang dengan NAGASWARA News, Jumat (6/11/2020).

Dalam kondisi perekonomian negara seperti ini, daya beli masyarakat terhadap produk kebutuhan juga menurun. Hanya saja, Uzil tetap bersyukur karena tidak menggantungkan kehidupannya hanya kepada satu bidang saja.

“Ya, bisa dibayangkan kalau hanya menggantungkan kehidupan pada satu bidang saja. Tapi apa pun yang terjadi kita harus survive,” tandas lelaki pemilik toko buah Alfarehza itu.

Menurut Uzil, resesi yang terjadi sekarang, efek dari pandemi Covid-19, dimana banyak usaha besar pada bangkrut dan terjadi PHK dimana-mana. Selaku musisi ada baiknya punya usaha mandiri atau sampingan di luar dari musik, sebagai penopang atau income cadangan.

“Ini pilihan saja. Aku kira yang lain mungkin beda-beda cara pandangnya. Tapi di saat begini, semua terbukti. Semoga pandemi dan resesi yang menjadi permasalahan bangsa ini segera berlalu, agar musik bisa kembali marak lagi dan musisi bahagia,” tambah Uzil Nirwana. NSM/(BBM)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com