Ully Moch, Musik Jadi Pengganti Suami yang Telah Tiada

Jakarta, Sejak kepergian mendiang suaminya, Herman Seventeen, akhir tahun 2018 yang lalu, Ully Moch memastikan dirinya terjun ke dunia musik. Padahal, sebelumnya, ia hanya menjadi orang dibalik layar atas karya-karya lagu yang dihasilkan sang suami.

Musik diakui Ully telah mengubah hidupnya. Bahkan, di saat tidak lagi memiliki suami, Ully menyebut musik sebagai salah satu penghiburnya, hal yang membuatnya tetap semangat menjalani hidup.

“Waktu ada almarhum, Ully hanya membantu pekerjaan dia. Dulu kan sering di studio berdua. Pacaran kita ya tentang musik berdua di studio. Ully hanya membantu, tapi tidak berani terjun kaya sekarang,” terang Ully Moch saat dihubungi NAGASWARA News di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Senin (9/3/2020).

Sekarang, kehidupan Ully berubah 180 derajat. Ia harus menjalankan peran sebagai single parent dari 2 buah hati hasil pernikahannya dengan Herman Seventeen. Jika dulu masih membatasi diri terjun ke musik, maka sekarang, Ully total bernyanyi untuk hidup. Sebagai penyanyi, perempuan cantik asal Aceh itu sudah merilis 2 single, yakni HUN dan Rindu.

“Sekarang beda. Ully benar-benar ngerasain bagaimana recording, bagaiman syuting video klip, ya benar-benar nyanyi di depan orang banyak. Kalau dulu musik adalah bagian kita berdua, seperti pacaran. Sekarang, Ully jalani musik sebgaai kerjaan profesional,” tambahnya.

Ully tak memungkiri, meski semula lebih dikenal sebagai penari, model dan bintang sinteron, musik sudah menjadi bagian dirinya sejak kecil. Hanya saja, bakat bernyanyinya baru bisa seratus persen ia curahkan saat sudah tidak bersama suaminya yang meninggal karena bencana tsunami di Banten setahun lalu. Selain sebagai profesi, musik tetap menjadi salah satu penghibur hati buat Ully.

“Hal positif ini dari musik, memang dari dulu Ully suka musik. Jadi setiap kali sedih, dengerin musik supaya bahagia. Musik sekarang juga jadi kehidupan baru buat Ully, pengganti almarhum yang sudah tidak ada,” tambah Ully. NSM/ (aa)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com