The Dance Company

Tahun 2009, The Dance Company merilis album self-title bersingle “Papa Rock & Roll”. The Dance Company ingin musik mereka segera diterima masyarakat dan jadi idola baru. Rekaman di Abbey Road London adalah salah satu harapan besar mereka. Beda band sepertinya tidak seru tanpa ada perubahan. Olehnya itu para personelnya mengganti nama ngetop mereka.

Keempatnya memakai nama kecil mereka untuk eksis. Sebut saja Nugie yang dipanggil Embot, Baim dipanggil Bebe, Pongki dipanggil Wega dan Ariyo disapa Riyo. Riyo (Ariyo Wahab) – Vokalis Ariyo Wahab mengawali karier di dunia hiburan melalui jalur musik. Ia bermusiknya sebagai vokalis bersama grup band kampus, 24 Hours (1992-1996) yang digawangi oleh Freddy (Guitar), Bango (Bass), dan Ai (Drum) The Dance Company.




Kemudian Ariyo hijrah ke grup band Glasses (1996-1997) yang digawangi oleh Ekie (Gitar), Odot (Gitar), Heri (Bass), dan Pasha (drum), pada perjalanannya Odot mengundurkan diri dan Ekie sebagai motor dari grup band ini merubah nama dari Glasses menjadi Ungu. Ariyo kembali hijrah ke grup band State of Groove (SOG), grup band yng pada akhirnya mengantar ia memasuki dapur rekaman, bersama Emil (Gitar), Ciko (Gitar), Joko (Bass), dan Tomo (Drum), mereka merelease album perdana yang bertitel Bebas pada tahun 1998 dan menelurkan hits Bebas (Disco), Inilah Aku, dan Maafkanlah.

Perjalanan bersama grup band SOG ternyata pada akhirnya harus terhenti, karena aktvitas dari masing-masing personil yang cukup padat membuat Ariyo akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2001. Ia, kemudian bersolo karir dengan dibantu oleh Pay (BIP), Jaka (BIP), dan Tomo (SOG). Bongki kemudian menjadi produser dari album bertitel [[Dunia>Mimpi]] (baca: Dunia Lebih Luas Dari Mimpi) yang dirilis pada tahun 2002.

Kemudian, ia merambah ke dunia layar lebar dengan bermain dalam film Biarkan Bintang Menari pada tahun 2003.

Wega (Pongki) – Bass
Nama Lengkap: Stefanus Pongki Tri Barata
Tempat/Tgl Lahir : Pontianak / 16 November 1977
Pekerjaan : vocal/ gitar di Jikustik, songwriter,produser
Hobi : koleksi gitar,cd+kaset, buku
Gitar : Epiphone, Gibson, Fender strato & tele, Daisyrock, Rickenbacker, Danelectro, Charvel, Dipinto, Caraya, Vintage, Edwards, Hofner, Ibanez akustik, Godin multiac
Efek : Danelectro, TS9-dx
Grup Band : Jikustik, The Dance Company
Idola : Sting, The Beatles
Gitaris Favorit : Slash, Izzy Stradlin

  • Diskografi Bersama Jikustik : Bulan Di Jogja (indie)
  • Seribu Tahun
  • Perjalanan Panjang
  • Sepanjang Musim
  • Pagi
  • Kumpulan Terbaik
  • Side Project : Bikin lagu untuk : Iwan Fals “Aku Bukan Pilihan”
  • Chrisye “Seperti Yang Kau Minta”
  • Siti Nurhaliza “Seindah Biasa”
  • Audy “Menangis Semalam”
  • Produser : : Endank Soekamti, Album “Kelas 1”
  • Sophie Band “Philosophie”

Bebe (Baim) – Gitar
Ibrahim Imran lebih dikenal sebagai Baim adalah mantan vokalis ADA Band yang telah beralih menyanyi solo dan menjadi bintang film. Pria kelahiran Hong Kong, 31 Mei 1975, ini selama bersama ADA Band sempat menelurkan 3 album, SEHARUSNYA (1997), PerADAban 2000 (1999), dan Tiara (2001), sebelum akhirnya memilih keluar pada Desember 2001. Album solo perdana Baim adalah FRESH!! (2002) dengan lagu andalannya Ajari Aku Bercinta.

Album ini masih membawa sedikit nuansa rock ala ADA Band. Kemudian dirilis album repackaged dengan titel REFRESH (2003), yang membawa ciri Baim. Satu tahun kemudian, album NAFASKU (2004) kembali dirilis putra Moh. Ali Imron ini dengan karakter musik yang lebih kental ke pop balada. Pada tahun itu, Baim memperoleh gelar “Penyanyi Solo Terbaik” kategori pop alternative di ajang AMI Awards 2004. Tahun 2005, peraih gelar master di bidang Manajemen dari Universitas Trisakti ini menjajal bidang lain, yaitu seni peran.

Debut peran Baim adalah di film kontroversial garapan Richard Buntario, BAD WOLVES (2005) beradu akting dengan Indra Bekti dan Zack Lee. Film ini mengalami banyak pemotongan oleh LSF karena dinilai Mabes Polri mengandung unsur SARA dan kekerasan. Baim kembali ke dapur rekaman tahun 2006, dengan merilis album bertajuk TERBAIK UNTUKMU. Di album ini, Baim bekerja sama dengan beberapa musisi, antara lain Dewiq yang menciptakan lagu andalannya Seperti yang Ku Mau, serta Terbaik Untukmu yang diciptakan dan diaransemen Teguh D, dan Sungguh Mati ciptaan Sandy Canester.

Tahuh 2007, suami Putri Indonesia 2004, Artika Sari Devi ini kembali ke dunia layar lebar dengan membintangi LEGENDA SUNDEL BOLONG berpasangan dengan Jian Batari. Dalam film ini, Baim juga dipercaya menjadi music director. Baim menikah dengan Artika pada tanggal 23 Agustus 2008, dengan mas kawin kalung emas spesial seberat 23 gram serta uang tunai sebesar Rp230.808. Mengikuti jejak pendahulunya, KD dan Artika, Baim meluncurkan single duet bersama istrinya, Artika.

Dalam album keempat Baim, PERFECTIONIST ia sertakan single Lindungimu yang dinyanyikan secara duet oleh Baim dan Artika. Album yang dirilis di bawah label Nagaswara ini hanya berisi lima lagu.

Embot (Nugie) – Drum
Nama Lahir: Agustinus Gusti Nugroho
Tanggal Lahir : 31 Agustus 1971 (umur 37)
Tempat Lahir: Jakarta
Orang Tua :A. R. Djuano, Agnes Sumarsih
Saudara : Andre Manika, Katon Bagaskara Istri: Shinta Dewi
Anak : Arkazora Nugraha (lahir 11 Januari 2007)

Keinginan Nugie berkarier di dunia musik sempat mendapat tentangan dari sang ayah, A.R. Djuano. Ayahnya mengharapkan Nugie menyelesaikan kuliahnya. Meskipun akhirnya Nugie berhasil mendapatkan gelar sarjana dari FISIP UI, tak urung keasyikannya bermusik sempat membuat kuliahnya keteteran. Dengan dukungan sang kakak, Katon Bagaskara, Nugie terus bermusik.

Katon mengizinkan Nugie menggunakan studionya. Dan sang kakak pun menjadi produser rekamannya. Nugie merilis album trilogi pertamanya pada 1995, yaitu Bumi. Kemudian dilanjutkan dengan Air pada 1996, dan Udara (1998). Hit dalam album-album tersebut antara lain Tertipu, Putri, Teman Baik, Burung Gereja, Crayon, dan Pembuat Teh. Trilogi seri II dirilis pada 2004 dengan album bertajuk Bahagia. Single pertama dalam album ini adalah Bisa Lebih Bahagia.

Selain menyanyi solo, Nugie menjadi vokalis grup musik ALV, yang terdiri atas Joe (gitar), Alex Kuple (bas), Nito Septian (gitar), dan Gerry Herb (drum). Nugie dan teman-teman bandnya telah lama berkenalan sejak ia masih menjadi penyiar di radio Suara Kejayaan di Jakarta. Pada November 2001, album perdana bertitel ALV dirilis dengan mengandalkan lagu [[Yang Tak Kasatmata]]. Album ini tidak begitu sukses di pasar, meski tidak gagal total. Akhirnya ALV mencoba lagi dengan merilis album kedua pada 2003 bertajuk Senyawa Hati. Salah satu single dalam album ini adalah Terancam Punah. Seperti judul single mereka di album kedua, akhirnya grup band ini memutuskan bubar pada 2 Juni 2002.

Karier Sinetron

Nugie tak hanya menyanyi. Dia juga merambah seni peran dengan bermain di sinetron Dua Pelangi dan Mambo. Kehidupan Pribadi dan Sosial Selain aktif di dunia hiburan, Nugie aktif dalam kegiatan sosial, terutama yang berhubungan dengan penyelamatan lingkungan. Hal itu tecermin dari lagu-lagu ciptaannya yang banyak bercerita tentang lingkungan dan makhluk hidup, seperti Burung Gereja dan Pembuat Teh. Atas partisipasinya, WWF dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengangkat Nugie menjadi salah satu duta mereka. Setelah melajang cukup lama, Nugie akhirnya menambatkan hati pada Shinta Dewi. Mereka menikah pada 9 April 2005. Dari pernikahan tersebut, Nugie dikaruniai seorang putra, Arkazora Nugraha, yang lahir 11 Januari 2007. NAGASWARA Corp

Mau tau berita lainnya, baca disini


[adinserter block=”4″]

TDC, Salam Rock n Roll Pak Rahayu Kertawiguna!

TDC, Salam Rock n Roll Pak Rahayu Kertawiguna!

Jakarta, CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna yang Minggu (31/1/2021) kemarin merayakan ulang tahun ke-56, diketahui sangat ...
Selanjutnya
Hari Kedua Manggung di Bali, TDC Live dari Kamar Hotel!

Hari Kedua Manggung di Bali, TDC Live dari Kamar Hotel!

Jakarta,Ada cerita yang tersisa saat band The Dance Company (TDC) diundang manggung selama dua hari ...
Selanjutnya
13 Tahun Karya Rock & Roll TDC di NAGASWARA

13 Tahun Karya Rock & Roll TDC di NAGASWARA

Jakarta, Sejak muncul pertama kali grup musik rock The Dance Company (TDC) di industri musik ...
Selanjutnya
HBD The Dance Company; Laris, Langgeng dan Legend!

HBD The Dance Company; Laris, Langgeng dan Legend!

Jakarta, Akhir pekan kemarin, para personil The Dance Company (TDC); Embot/ Nugie (drum). Riyo/ Ariyo ...
Selanjutnya
Nugie TDC Cari Donasi Lewat Sepeda

Nugie TDC Cari Donasi Lewat Sepeda

Jakarta, Melihat kondisi akses air bersih di Nusa Tenggara Timur masih sangat memprihatinkan. Akibatnya, banyak ...
Selanjutnya
Pongki TDC Ultah, Baim Bilang Manusia dengan Solusi!

Pongki TDC Ultah, Baim Bilang Manusia dengan Solusi!

Jakarta, Stefanus Pongki Tri Barata atau Pongki The Dance Company (TDC), Senin (16/11/2020) hari ini ...
Selanjutnya
The Dance Company Kumpulkan Dana Untuk Covid 19

The Dance Company Kumpulkan Dana Untuk Covid 19

Jakarta, Virus corona yang sedang melanda seluruh dunia ini, berdampak juga untuk kegiatan para artis ...
Selanjutnya
The Dance Company Ajak Kumpulkan Donasi Akibat Dampak Virus Corona

The Dance Company Ajak Kumpulkan Donasi Akibat Dampak Virus Corona

Jakarta, Di tengah merebaknya wabah virus corona hingga berdampak terhadap ekonomi rakyat kecil, grup band ...
Selanjutnya
The Dance Company Konser Online Dukung Tim Medis Melawan Corona

The Dance Company Konser Online Dukung Tim Medis Melawan Corona

Jakarta, Berlakunya social distancing membuat empat musisi ganteng yang tergabung dalam band The Dance Company ...
Selanjutnya
Isu Kurangnya Perhatian Lagu Anak, Baim TDC Turun Tangan

Isu Kurangnya Perhatian Lagu Anak, Baim TDC Turun Tangan

Jakarta, Isu kurangnya perhatian terhadap lagu-lagu anak, membuat pasangan artis Artika Sari Devi dan Ibrahim ...
Selanjutnya
Pongki Barata TDC

Ternyata Pongki Barata Cabut dari Jikustik Demi TDC

Jakarta, Penyebab Pongki Barata hengkang dari Jikustik akhirnya benar-benar terjawab saat ia talkshow di sebuah ...
Selanjutnya
Pongki Barata, Hits Maker Berhati Setengah Dewa

Pongki Barata, Hits Maker Berhati Setengah Dewa

Jakarta, Pongki Barata atau lebih dikenal dengan Pongki Jikustik yang saat ini tergabung dalam grup ...
Selanjutnya
TDC Kupanggil Namamu di RDI 97.1 FM

TDC Kupanggil Namamu di RDI 97.1 FM

Jakarta, Hadir di acara talkshow istimewa bersama Sandra Rose di RDI 97.1 FM, personel The ...
Selanjutnya
Ku Panggil Namamu Single Terbaru The Dance Company

Ku Panggil Namamu Single Terbaru The Dance Company

Jakarta, The Dance Company adalah band yang secara konstan mencari bentuk. Mencari bentuk, dalam artian ...
Selanjutnya
Baim TDC Merendah Didepan Rendy Pandugo

Baim TDC Merendah Didepan Rendy Pandugo

Jakarta, Entah serius atau tidak, Baim TDC menganggap Rendy Pandugo lebih ngetop dibanding dirinya. Tentu ...
Selanjutnya



diberitain.com