Tak Mau jadi Bucin, Alka pilih Nyanyi Dancedhut

Jakarta, Punya pengalaman pahit menjadi budak cinta, membuat Alka, merasa kapok. Penyanyi dancedhut pendatang baru ini mengaku pernah 3 bulan dijerat perasaan yang terlalu sayang terhadap pasangan.

Menurutnya, kala itu dirinya layak disebut sebagai bucin, alias budak cinta. Kini, Alka berjanji pada dirinya sendiri, tak mau lagi terlalu sayang pada seseorang.

“Ah, nggak mau lagi jadi bucin, bahaya. Enggak enak banget rasanya,” tegas Alka kepada NAGASWARA News, disela-sela proses take vocal di Jakarta, pekan lalu.

Daripada berlarut-larut, pemilik nama asli Alka Herlianda ini nekad mengakhiri hubungannya itu. Awalnya, ia mengira sang pacar hanya memberikan perhatian kepada dirinya saja.

“Ngga tahunya banyak yang lapor ke aku, dia jalan sama yang lain,” ungkap penyanyi yang bakal membawakan hits single ciptaan Pay Caramel itu.

Dan mirip judul lagu Kania Permatasari, ternyata Alka salah menilai. Ia mengira perhatiannya hanya kepadanya, ternyata ke semua wanita.

Untung saja, Alka belum memberikan segalanya. Tapi ia jadi tahu dan punya pengalaman tentang ciri-ciri cowok yang suka memberikan perhatian kepada banyak perempuan.

“Dari gerak-gerik kan aku bisa tau ya, dan feelling seorang cewe itu kuat, fix itu mah, dia banyak wanita, untung belum apa-apa, hanya 3 bulan, aku putusin aja,” tegas penyanyi kelahiran Medan, 26 November 1999 ini. NSM/[KimSadewa]

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com