Selama Pandemi, Velline Chu Belajar Kitab Kuning

Jakarta, Di era teknologi ini, tidak sedikit masyarakat yang belajar agama Islam melalui tulisan-tulisan yang tersebar lewat media sosial. Padahal, tulisan yang tersebar tersebut belum tentu kebenarannya.

Karena itu, untuk memanfaatkan waktu selama pandemi Corona, Velline mengisolasi diri di sebuah pesantren. Menurut pelantun single “Ngopi Say” ini, dirinya diajak seorang teman untuk mondok di Pesantren Al Qodir Jaelani, di Kraksan Probolinggo, Jawa Timur.

“Disana aku belajar membaca kitab kuning agar bisa merujuk pada sumber ajaran yang benar,” ujar Velline Chu, sesaat setelah meeting dengan team Radio, di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2020).

Menurut personel “Duet VW” itu, pelatihan belajar kitab kuning tersebut dinilai sangat penting. Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar belajar membaca kitab kuning, sehingga bisa merujuk pada sumber ajaran yang benar.

Saat ini banyak orang belajar Islam melalui media sosial dan google. Akibatnya, mereka hanya memiliki satu prespektif tentang ajaran Islam dan mudah menyalahkan orang lain yang berpandangan beda.

Padahal menurut Velline Chu, di tradisi pesantren dan kitab, ulama sudah biasa berbeda pandangan. Tapi memang tidak semudah itu belajar membaca kitab kuning.

“Butuh waktu, kesabaran dan ketelatenan, salah satu metode yang digunakan yakni muallim yang digunakan dalam pelatihan ini,” jelasnya.

Kabarnya, metode muallim sudah terbukti mampu membuat santri lebih cepat membaca kitab kuning. Dimana metode ini lebih menekankan pada pemahaman dibanding menghafal bait kaidah tata bahasa Arab (Nahwu dan Sharraf). NSM/[KimSadewa]

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com