Putra Indonesia Terpilih sebagai Wakil Direktur Jenderal Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO)

Jakarta, Indonesia mendapat kepercayaan dunia di bidang Kekayaan Intelektual. Duta Besar Hasan Kleib, wakil tetap RI untuk PBB, terpilih sebagai Deputy Director General WIPO (World Intellectual Property Organization) atau Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia.

Pemilihan tersebut dilaksanakan pada sesi Sidang Coordination Committee WIPO pada Kamis (3/12/2020) di Jenewa, Swiss. Sebanyak empat Wakil Direktur Jenderal WIPO yang baru disahkan oleh seluruh negara anggota WIPO secara aklamasi.

Lewat siaran persnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia di WIPO merupakan bukti besarnya perhatian Indonesia terkait hak kekayaan intelektual, dan segala upaya perlindungannya.

“Manfaatnya sangat besar bagi Indonesia, dan akan membuat kekayaan intelektual semakin dihargai,” terang Menteri Yasonna H. Laoly, Kamis (3/12/2020).

Inilah pertama kalinya salah satu putra terbaik Indonesia menduduki jabatan strategis di organisasi internasional tersebut. Di mata Menkumham, prestasi tersebut tentu sangat membanggakan.

“Membanggakan dan menjadi torehan sejarah RI, untuk pertama kalinya wakil Indonesia menduduki jabatan strategis tinggi di organisasi internasional,” kata Yasonna H. Laoly.

WIPO adalah organisasi internasional, salah satu badan khusus PBB, yang beranggotakan 193 negara, yang memiliki mandat untuk memimpin pengembangan sistem Kekayaan Intelektual yang adil dan efektif untuk mendorong inovasi dan kreativitas seluruh bangsa.

Duta Besar Hasan Kleib akan menjabat sebagai Deputy Director General for Regional and National Development Sector, atau pembangunan nasional dan regional melalui Kekayaan Intelektual (KI). Posisi tersebut akan dijabat mulai tanggal 1 Januari 2021 dengan masa jabatan selama 6 (enam) tahun. NSM/(ary)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com