Permohonan Meggy Diaz Jalan Memperkuat Eksistensi

Jakarta, Meski Ramadan dan Lebaran sudah berlalu, pedangdut kelahiran Jember, Jawa Timur, Meggy Diaz, tetap berharap single religinya bisa terus dinikmati. Harapannya, lewat single yang berjudul “Permohonan” itu, ia dapat terus membangun silaturahmi dengan siapa pun.

“Ini karya religi perdana saya, dan ini cara untuk mempertahankan eksistensi dengan selalu berkarya terus. Selain itu, membangun silaturahmi dengan orang terus saya jaga dan selalu tanamkan. Kemunculan artis baru bukanlah saingan,” ungkap Meggy Diaz saat menajalani sesi phoner radio di NAGASWARA, Menteng, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Sebelum merilis single religi perdananya, Meggy sudah lebih dulu dikenal lewat single dancedhut “Gantung Aku di Monas” dan “Konco Mesra”. Terakhir, penyanyi berusia 31 tahun itu juga mengkover dua lagu lawas, yakni “Sembilu” dan “Pusara Cinta”.

Single “Permohonan” diciptakan dan diaransemen oleh Babas Sab. Meski kental dengan unsur dangdut, single “Permohonan” tidak menghilang akan makna religius dari liriknya itu sendiri. Sebuah karya yang menjadi cara Meggy Diaz dalam memperkuat jalan karirnya.

“Single ‘Permohonan’ merupakan pernyataan seorang manusia bahwa tiada manusia yang luput dari kesalahan dan dosa. ‘Permohonan’ pernyataan mohon ampun dan mohon dibukakan pintu maaf dan dituntun ke jalan yang lebih baik,” tambah salah satu Co.Host “Ini Baru Empat Mata” bareng Tukul Arwana itu. NSM/(ary)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com