Perjalanan Merpati Band, Lagu Populer Tapi Bandnya Tidak Dikenal

Jakarta, Siapa tak kenal Merpati band, grup asal Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat? Sekitar tahun 2007, band ini populer lewat hist single mereka, ‘Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah’.

Di balik kesuksesan Merpati, ada sekelumit cerita pahit yang dialami para personil band itu. Menurut Andi, vokalis Merpati, lagu perdana mereka lebih dikenal ketimbang bandnya.

Kala itu, Andi dan kawan-kawannya masih menetap di kota Ciamis. Andi pun merekam lagunya di studio-studio kecil supaya bisa didengar masyarakat.

Untuk biaya sewa studio rekaman, para personil Merpati yang saat terdiri dari Andi, Ayuz, Liez, Boegil dan Rani, mau tak mau harus patungan.

Keinginan Andi memperkenalkan karyanya sangat kuat. Ia pun rajin mengirimkan lagu ciptaannya tersebut ke radio-radio di kota Ciamis.

Selain itu, Andi dan kawan-kawan juga kerap tampil di kafe-kafe, dan festival-festival musik yang digelar di kota tersebut.

“Alhamdulillah lagu Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah banyak diputar di radio-radio Ciamis. Masyarakat Ciamis suka. Sedihnya orang banyak mengenal lagunya, tapi tidak kenal siapa penyanyinya,” ungkap Andi saat berbincang dengan NAGASWARA News, Kamis (1/10/2020).

Kemudian, lewat sosok Very Satya, seorang penyiar radio MG Fm Ciamis, Merpati band diminta berangkat ke Jakarta untuk rekaman di label NAGASWARA.

Very menginformasikan bahwa CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna suka dengan lagu Merpati.

“Ke Jakarta tahun 2007. Kami nggak tahu sama sekali Jakarta. Sampai di Jakarta, kami sempat mandi di toilet terminal Kampung Rambutan,” papar Andi menceritakan pengalaman pahitnya awal masuk dunia rekaman.

Ketika itu, Merpati band menyodorkan empat lagu ke NAGAWARA. Andi mengungkapkan, single “Tak selamanya Selingkuh Itu Indah” semula akan dimasukan dalam album kompilasi Gulalikustik 2.

Tapi kemudian lagu itu dirilis sendiri. Dari sini akhirnya Merpati band dikenal dengan hits “Tak Selamanya Selingkuh itu Indah”, dan menelurkan lagu-lagu populer selanjutnya seperti “Tak Rela”.

“Bersyukur bisa berkarya sampai sekarang, meski harus melewati masa-masa sulit. Semoga ke depan karya-karya aku dan Merpati band semakin disukai masyarakat,” tutup Andi. NSM/Tim NMC

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com