Perjalanan Bias Band, dari Tahun 1997 Menuju 2020

Jakarta, Boleh jadi tak banyak generasi sekarang yang kenal dengan band bernama Bias. Padahal di akhir tahun 1990-an, band tersebut sempat populer lewat hits single mereka, Cinta Kamu. Di tahun-tahun berikutnya sampai sekarang, nama salah satu personilnya, Ari Bias, justru melesat dan lebih dikenal sebagai arangger handal.

Akhir tahun 2019 ini, Bias dengan formasi awal bersiap merilis kembali single lama mereka, Cinta Kamu.




Lagu yang dirilis pertama pada tahun 1997 itu, direfresh dan dibikin lebih kekinian. Meski demikian, arransemennya tak banyak bergeser dari versi aslinya.

Senin (11/11/2019) malam kemarin, NAGASWARA News sempat bertandang ke sebuah studio di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, di mana para personil Bias tengah mengulik ulang lagu Cinta Kamu.

Menurut Ari, ia dan rekan-rekannya tak banyak menemui kesulitan dalam mengaransemen ulang lagu tersebut. Berbeda saat mereka masih bermusik di jaman analog.

“Jadi, jaman analog itu kita benar-benar kerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Dari segi musikalitas, sekarang sudah banyak sekali unsur dan warna musik yang diterapkan di arransemen musik single Cinta Kamu ini,” kata Ari Bias kepada NAGASWARA News.

Secara resmi, Bias dengan konsep baru mereka akan diperkenalkan pada tahun 2020 mendatang. Soal nama band, ada sedikit perubahan yakni dari nama Bias menjadi Bias 2.0 (Dua titik kosong).

Menurut Ari, ini adalah Bias Band edisi kedua, karena memiliki momentum release di tahun 2020.

Band ini beranggotakan Ari Bias (keyoboard), Emil Bias (vokal), Hendra Bias (bas), Erwin (gitar), dan Arief (drum).

“Semua all lagu Bias sih boleh disebut sweet pop, tapi kalau dari segi musik bisa dibilang pop progessif,” tambah Ari.

Ari juga memaparkan bahwa rilis Bias kali ini bisa ditandai dengan ‘reunion’ kembalinya mereka untuk berkumpul di musik. Semua formasi dan personel masih sama dengan yang dulu.

Sementara itu, Emil berharap, biar tidak terlalu banyak berharap. Ia menegaskan bahwa yang terpenting, mereka berkarya terus dan tetap menjaga eksistensi di musik. NSM/[KimSadewa/aa]




Share Yah

Comments

comments