Pendapatan Sibad dari Youtube Tidak Sebesar Yang Diberitakan

diberitain.com – Jakarta, Beberapa waktu lalu sebuah tulisan di media online menyatakan pendapatan Siti Badriah single Lagi Syantik melalui YouTube bisa mencapai Rp. 1,5 Miliar dalam waktu kurang dari 3 bulan! Benarkah demikian? Hal tersebut pun dibantah Hilkia dari divisi Nagadigit NAGASWARA.

“Perhitungan pendapatan dari Youtube yang ditulis media online tersebut tidaklah benar, pendapatan saat ini bukan dari jumlah viewers, YouTube saat ini lebih menghitung dari AdSense atau iklan yang tayang sebelum video diputar dan iklan yang ada di video tersebut,” jelas Hilkia yang menangani semua konten youtube di NAGASWARA.




Meroketnya video klip Lagi Syantik yang dibawakan Siti Badriah hingga mencapai hampir 150 juta viewers memang faktor fenomenalnya single ini disukai oleh berbagai kalangan. Adapun dari data statistik yang ada single Lagi Syantik banyak dibuka orang melalui ponsel. Kenaikan subscriber di YouTube NAGASWARA Official pun meningkat hingga 960.677 subscriber dalam waktu 3 bulan dan kini mencapai 2.032.199 subscriber. Sebelumnya YouTube memang memberikan bayaran pada pembuat konten kisaran 1 sampai 5 dollar AS (Rp 13.500 – Rp 67.500) setiap video ditonton 1.000 kali namun peraturan tersebut sudah tidak lagi berlaku. Jadi perolehan uang Siti Badriah dari lagu Lagi Syantik melalui youtube yang diberitakan media online beberapa waktu lalu tidaklah benar.

“Sekarang kita gak pernah dapat sampai 5 dolar per 1000 viewer dari YouTube, gak ada perhitungan seperti itu sekarang. Saat ini Youtube hitungannya pertayang iklan dikali kan dengan biaya iklan. Misalnya harga iklan $1.6 per sekali tayang.. nah di konten kita kalau 1000 x tayang ya dikalikan 1.6 dollar. Dari 140juta viewer Langsung yang tayang iklan gak mungkin 140jt x tayang. Perhitungannya tergantung iklan yang ditonton full atau diskip atau tidaknya iklan tersebut saat video diputar, ” lanjut Hilkia. NSM/Rul

Mau tau berita lainnya seputar Siti Badriah, baca disini




Share Yah

Comments

comments

diberitain.com