NAGASWARA 20 Tahun, Kreativitas Penting di Dunia Musik

Jakarta, NAGASWARA tepat berusia 20 pada hari ini, Senin (9/9/2019). Selama dua dekade, perusahaan rekaman asli Indonesia ini menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan musik Indonesia. Didirikan di Jakarta pada 9 September 1999 oleh Rahayu Kertawiguna, sejak awal NAGASWARA diharapkan dapat menjadi wadah bagi musisi-musisi kreatif di Tanah Air.

“Sejak awal saya memang berharap label ini bisa mengakomodir musisi-musisi yang merasa susah masuk ke label. Namun demikian, kesempatan yang kami berikan, harus bisa dimanfaatkan betul-betul secara kreatif,” terang Rahayu Kertawiguna, CEO NAGASWARA, Senin (9/9/2019).

NAGASWARA telah melahirkan banyak artis, di antaranya Kerispatih, Wali band, T2, Dadali, The Dance Company (TDC) dan di era dancedhut ini ada penyanyi Fitri Carlina, Zaskia Gotik, Siti Badriah, Hesty Klepek-klepek, Duo Anggrek dan lain sebagainya. Di tengah industri musik tanah air yang tidak terlalu sehat, penyanyi-penyanyi NAGASWARA tetap berkarya dan berusaha hidup.

“Kita memang tidak bisa berharap banyak dari regulasi yang mungkin menguntungkan penyanyi atau musisi dan mereka yang bekerja di dunia musik ini. Bagi saya, kreativitas menjadi hal penting untung terus hidup di industri ini,” tambah Rahayu.

Tahun 2018 yang lalu, NAGASWARA kembali mencatat kesuksesan dengan artis Siti Badriah dan lagu “Lagi Syantik”. Video musik lagu tersebut menjadi satu-satunya video musik Indonesia dengan perolehan viewer terbanyak. Hingga saat ini, video klip yang diupload pada 23 Maret 2017 itu sudah dilihat lebih dari setengah milyar orang. NSM/(aa)

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com