Menyalah Gunakan Mp3, Terdakwa ME Kena Pasal Pidana

Jakarta, Agenda sidang pada hari Rabu (6/3/2019) kemarin, Jaksa Penuntut Umum menjatuhkan vonis kepada terdakwa ME, dengan pidana selama 1 (satu) tahun dan 6 (bulan) dikurangi masa penahanan, dengan perintah agar terdakwa ditahan dan denda sebesar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) Subsider 3 (tiga) bulan kurungan.

JPU juga menyerahkan barang bukti berupa satu bendel daftar isi website musik yang memberikan akses download tanpa ijin dari perusahaan rekaman. Serta lampiran dalam berkas perkara. Diantaranya ; 1 buah flashdisc berisi hasil download lagu, dua buah handphone, 2 buah laptop tanpa layar, 2 buah tabungan, 2 ATM, dan Modem.

“Semua barang bukti tersebut dirampas dari pelaku untuk dimusnahkan, supaya tidak disalah gunakan kembali,” terang Suparjan, Jaksa Fungsional dari Kejaksaan Tinggi Negeri DKI Jakarta.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara atas nama terdakwa ME, memutuskan bahwa terdakwa ME terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Pelaku dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apapun memindahkan atau mentranfer Informasi elektronik atau dokumen elektronik (Mp3) kepada sistem elektronik orang lain yang tidak berhak.

Sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 32 ayat (2) jo Undang-undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Sebagaimana Dakwaan kesatu Penuntut Umum).

Meldianto SH, didampingi Hary Wicaksono Manurung SH, dari Posbakum (Pos Bantuan Hukum), sebagai penasehat hukum dari ME, pihaknya akan mengajukan pembelaan pada agenda sidang selanjutnya.

“Berdasarkan hukum dan aturan tentang UU ITE itu sendiri, kami tetap harus menaati hukum karena ini untuk efek jera kepada mayarakat, namun kami tetap mengajukan pembelaan karena terdakwa ini tidak mengetahui hukum ITE, dan ia belajar membuat blog dari Google dan Facebook,” kata Meldi. NSM/KimSadewa

Mau tau berita lainnya seputar NAGASWARA, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com