Mas Jon, Ini Dia Cowok yang Bikin Semangat 2TikTok

Jakarta, Akhirnya, 2TikTok merilis single terbaru mereka yang berjudul “Mas Jon”. Lagu ciptaan Yogi RPH itu menambah perbendaharaan karya musik duo yang beranggotakan Gladys dan Sella Selly itu.

Sebelumnya, 2TikTok sudah merilis single “Yank Haus”, “Jangan Lupa Bahagia”, “Tiktok Cantik Montok”, dan “Online Streaming”. Di single terbaru mereka, 2TikTok bekerjasama dengan Yogi yang sukses menciptakan lagu “Lagi Syantik” untuk Siti Badriah (Sibad).

Terkait inspirasi lagu “Mas Jon”, Yogi menyebut diperoleh dari nama seorang penjual bubur yang setiap pagi mangkal di depan kantor NAGASWARA di Menteng, Jakarta Pusat. Uniknya, sosok tersebut justru dihadirkan lewat lagu sebagai cowok yang mampu mengembalikan semangat 2TikTok.

“Ya, kata Mas Yogi dari nama penjual bubur. Tapi isinya soal sosok cowok yang nggak sengaja ditemuin oleh kita (2TikTok), tapi bisa bikin semangat dan bergairah,” jelas Gladys, personil 2TikTok saat dihubungi NAGASWARA News, Rabu (29/7/2020).

Sebagai pencipta lagu, Yogi memang bisa melahirkan inspirasinya dari hal apa saja yang ditemui sehari-hari. Salah satunya adalah kisah dibalik lahirnya lagu “Mas Jon” ini. Menurut personil RPH (Republik Pengvasa Hati), sosok Mas Jon sebenarnya memang seorang penjual bubur.

“Lihat saja Mas Jon, setiap pagi dikerubutin cewek-cewek cantik yang beli bubur. Habis sarapan bubur, semangat langsung jos buat kembali kerja. Aku coba hidupkan Mas Jon dalam lagu 2TikTok sebagai cowok yang bisa membangkitkan semangat cewek,” jelas Yogi yang mengerjakan lagu tersebut dalam waktu sekitar satu bulan.

Sementara, kehadiran single “Mas Jon” diharapkan Gladys dapat memberi referensi baru karya-karya 2TikTok kepada para penggemarnya. Ia berharap lagu tersebut juga dapat memberikan semangat yang sama kepada siapa pun yang mendengarnya.

“Terutama buat yang patah hati. Ayo semangat lagi. Jangan mudah putus asa. Di luaran sana juga banyak Mas Jon-Mas Jon yang lain,” ujar Gladys. NSM/(aa)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com