Kenapa Sherly May Tak Bisa Ikut Nyoblos?

Jakarta, Pedangdut cantik, Sherly May, tak dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 (Pilpres) mendatang. Hal tersebut diakibatkan karena pelantun single “Kecanduan Cinta” itu terlambat mengurus formulir A.5 ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) tempat domisili awalnya di kota Malang, Jawa Timur. Ia mengaku menyesal tak dapat mencoblos saat Pilpres pada 17 April 2019 nanti di Jakarta.

“Aku sekarang praktis tinggal di Jakarta. Nah, aku ngurus formulir A.5-nya ke Malang itu terlambat. Kan harus satu bulan sebelumnya. Telat info,” kata Sherly May kepada NAGASWARA News di studio foto NAGASWARA di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Karena tak bisa ikut memberikan hak suaranya, Sherly mengaku menyesal. Pasalnya, ia juga punya calon yang dijagokan dalam Pilpres 2019. Ia beralasan, masa depan bangsa lewat presiden dan wakil presiden yang terpilih nanti, ada di tangan rakyat Indonesia sebagai pemilih. Salah satunya, ada di tangan dia.

“Sayang aja nggak bisa kasih suara. Masa depan bangsa kita 5 tahun ke depan ada di tangan para pemilih, termasuk aku. Nyesal aku nggak bisa ikut andil,” urai penyanyi yang sudah pernah nyoblos dalam dua Pemilihan Umum (Pemilu) sebelumnya itu.

Lewat Pemilu kali ini, Sherly berharap Indonesia bisa lebih baik lagi. Ia tak memungkiri bahwa pemerintah sekarang sudah banyak melakukan pembangunan dengan beragam fasilitas umum yang bisa dinikmati masyarakat.

“Pemerintah sekarang banyak ngebangun buat rakyat. Sekarang Indonesia mulai maju. Aku ingin bisa lebih lagi. Ke depan, wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR juga harus berdidikasi untuk kepentingan rakyat banyak,” terang Sherly. NSM/(aa)

Mau tau berita lainnya seputar Sherly May, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com