Ilham DA3 Minta Maaf Jika Menyakiti Kania

Jakarta, Sebagai model video klip single “Sakit Minta Ampun” Kania, Ilham DA3, merasa senang. Namun, ada adegan kekerasan di dalam video klip itu yang diakui Ilham mungkin sangat menyakitkan buat Kania.

“Aku di video klip ini, berperan sebagai pacar Kania yang punya hubungan sama cewek lain, selingkuh lah,” beber Ilham kepada NAGASWARA News, Senin (31/8/2020).

Sebagai kekasih Kania, dalam hubungan tersebut berujung perpisahan. Sebagai pihak yang menyakiti di video klip “Sakit Minta Ampun” itu, Ilham mendapat pesan moral yang begitu dalam.

“Setiap hubungan ada perselingkuhan, ada rasa penyesalan, kalau di kehidupan aku real, ya enggak ada sih, aku nggak pernah merasa kayak gini, menjalin hubungan sekaligus sama dua cewek, ngga pernah,” ungkap penyanyi asal Matangnga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat itu.

Sedangkan kalau ditanya bagaimana rasanya menjadi model di video klip single “Sakit Minta Ampun” ini, pelantun single “Sama Sama Happy” itu mengaku senang.

“Senang banget, ini aku anggap untuk mengasah bakat aku di luar nyanyi atau akting, semoga ada project seperti ini lagi,” ujar penyanyi kelahiran 23 Juni 1996 berzodiak Cancer ini.

Sebelum syuting video klip single “Sakit Minta Ampun” ini Ilham sempat mendengarkan notasi lagu ciptaan Vito John Valnino tersebut. Hal itu membuatnya semakin semangat.

“Aku suka banget, dangdut modern, walaupun ada gendang, tapi tidak menghilangkan feel kesedihannya,” jelasnya.

Musik dan lagunya, tidak menghilangkan kesan sakit yang dirasakan oleh penyanyinya (Kania).

“Kalau ditanya beban moral, memerankan peran aku ini, enggak ada sih, aku cuman berharap semoga ini jadi pelajaran, buat orang di luar sana, termasuk buat aku juga,” tegasnya.

“Jika ada pihak ketiga, pasti akan berujung penyesalan. kekerasan, menampar, semoga enggak terjadi sama orang orang di luar sana,” papar Ilham dan berharap single “Sakit Minta Ampun” ini boooming dan dicintai pecinta musik indonesia. NSM/[KimSadewa]

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com