Eny Sagita, Penghasilan YouTube Tak Seperti Dulu

Jakarta, Beberapa bulan terakhir sejak virus corona (Covid-19) mewabah, penyanyi dangdut koplo Eny Sagita ikut terjun ke dunia YouTube. Ia menggarap beragam konten untuk diunggak di kanal YouTube pribadinya.

Hal tersebut dilakukan Eny guna menyiasati undangan manggung yang mati suri. Meski ke depan, YouTube akan menjadi wadah kreasi barunya dalam menambah penghasilan, Eny menyebut lahan di dunia maya itu semakin sempit.

“Cukup banyak kontennya. Bisa dilihat di YouTube saya. Nggak hanya lagu untuk konten YouTube-nya, tapi juga ada behind the scene dan talkshow di YouTube di balik layar Eny Sagita. Kalau lagunya bisa dilihat di YouTube Eny Sagita official, Bobyta Channel dan Eny’s Production,” terang Eny Sagita sat dihubungi NAGASWARA News, Selasa (21/7/2020).

Namun, saat ini tak hanya Enny Sagita sendiri yang “bermain” di YouTube. Sejak peran Youtubers booming di Indonesia, hampir semua lapisan masyarakat Indonesia, baik tokoh dan non tokoh ikut berlomba membuat konten.

Secara profesional mereka bahkan membentuk tim kreatif. Dengan cara itu, mereka berupaya merangkul subscribers guna meraup penghasilan saat di-monotize. Hal ini disebut Eny menjadi salah satu alasan kue di YouTube semakin kecil, termasuk bagi para Youtubers musik.

“Saat ini penghadilan Youtubers musik tak seperti dulu. Ibarat dulu lahan 1 hektar digarap 10 orang, kini digarap 100 orang. Jadi secara otomatis berbagi pendapatan,” jelas penyanyi kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 14 Desember 1984 itu.

Kondisi tersebut, ternyata tidak membuat pelantun single “Sederhana Caraku Mencintaimu” itu patah semangat. Ia malah merasa tertantang dan tetap menganggap peluang untuk berkarya di YouTube semakin luas. Tentunya dengan kekuatan kreativitas dalam memproduksi konten.

“Satu satu cara agar penghasilan tetap stabil di ladang YouTube, ya para Youtubers harus menjaga irama kreatif dalam tim produksi. Makanya, siapa yang kreatif akan jadi pemenang di medsos YouTube,” tambah penyanyi yang populer dengan jargon “Asolole” itu. NSM/(BBM)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com