Eko Pratomo Ungkap Cinta Terlarang di “Harapku”

Jakarta, Membawakan kembali single “Harapku” menjadi langkah perdana penyanyi pria Eko Pratomo di industri musik. Lagu pop ini mengambil kisah tentang polemik mencintai kekasih orang lain.

Menurut Eko, penyanyi asal Bogor, Jawa Barat, versi terbaru dari “Harapku” yang ia nyanyikan jauh lebih dalam dan gelap. Selain itu, lagu ini disebut lebih pas dibawakan oleh penyanyi cowok.

“Bedanya versi aku lebih dalam dan gelap. Aku menyanyikannya juga dengan penuh pengharapan, sehingga pesan lagunya kurasa bisa lebih cepat tercapai untuk pendengarnya,” jelas Eko Pratomo saat ditemui NAGASWARA News di sela-sela pengambilan gambar video klip “Harapku” di Studio Organik, Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2020).

“Harapku” pernah dibawakan ACHIE pada awal tahun 2013. Perbedaan mendasar versi ACHIE lebih menyuarakan perasaan perempuan. Sementara, versi Eko lebih mewakili kaum Adam yang menyimpan perasaan cinta terlarang atas rasa cinta akan kekasih orang lain.

Menurut Dudi Josep, pencipta lagu “Harapku”, ia sempat menawarkan lagu itu kepada CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna untuk dinyanyikan kembali. Eko adalah salah satu penyanyi cowok yang dianggap paling pas membawakan ulang lagu tersebut.

“Lebih kena sama sosok cowok ini lagu ‘Harapku’, karena pada saat aku tawarkan ke Pak Rahayu (CEO NAGASWARA) untuk cowok yang bawain, beliau langsung menyetujui,” tambah Dudi. NSM/(ary)

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com