Eddy Law, Jadi Pahlawan Butuh Proses Panjang Sesuai Ruang dan Waktu

Jakarta, Minggu, 10 November kemarin diperingati sebagai Hari Pahlawan. Peringatan hari bersejarah itu mengingatkan kita kepada sosok para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Bagi artis sekaligus penyanyi Eddy Law yang juga praktisi hukum, pahlawan di masa sekarang punya banyak makna.

Menurutnya, selain pahlawan adalah sebuah pengakuan dari masyarakat, menjadi pahlawan juga butuh proses panjang yang menguasai ruang dan waktu. Hal ini dipaparkan Eddy Law kepada NAGASWARA News melalui sambungan ponselnya pada Senin (11/11/2019).

“Pahlawan itu tanpa diminta, pahlawan itu datang dari proses panjang dalam perjuangan kepada tanah air. Ia tak berharap dihargai, tuk dipuji, ditinggikan derajatnya, oleh sang pahlawan, namun sejarahlah yang mencatat semua perjuangan itu dan rakyat yang menilai kepahlawanan seseorang,” jelas Eddy Law yang berduet dengan Neng Oshin di lagu Adinda.

Oleh karena itu, tambah Eddy Law, pahlawan hanya pantas disematkan kepada orang orang yang benar benar berjuang untuk bangsa dan negara secara ikhlas tanpa mngharapkan imbalan apapun. Bukan karena nilai pahlawan muncul dari rekayasa produk politik, karena adanya kerabat kekuasaan tertentu yang menyematkan nilai kepahlawanan.

“Kini, pahlawan itu diartikan banyak makna, semua dari kita bisa jadi pahlawan. Selepas kemerdekaan Indonesia, semua masyarakat berjuang dalam mengisi kemerdekaan. Menjadi pahlawan yang berjuang untuk pembangunan di multi bidang sekarang ini bisa di manapun, termasuk sosok pahlawan yang muncul diera kekinian,” jelas lelaki yang saat ini mencalonkan Bupati Lampung Timur. NSM/(BBM)

Mau tau berita lainnya seputar Eddy Law, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com