Duka Cita Ratu Meta, Dalam 2 Hari Kehilangan Ayah dan Ibu

Jakarta,Duka mendalam tengah dirasakan pelantun single “Goyang Henpon”, Ratu Meta. Ayahnya, Mamat Hendi Mulyadi, meninggal dunia pada Selasa (12/1/2021) dini hari tadi.

Padahal dua hari sebelumnya, Minggu (10/1/2021), sang bunda, Sekarningsih, juga baru saja menghembuskan napas terakhirnya.

Meta mengabarkan kepergian ayahnya lewat pesan pendek WhatsApp yang dikirimkan kepada NAGASWARA News.

Ayanda Meta meninggal dunia di kediamannya di Garut, Jawa Barat, dalam usia 66 tahun. Menurut Meta, ayahnya meninggal akibat komplikasi penyakit diabetes.

“Mohon doanya, semoga papa kami husnul khatimah. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau semasa hidupnya. Almarhum akan disemayamkan di TPU Garut,” tulis Ratu Meta lewat pesan pendeknya, Selasa (12/1/2021).

Ketika mengungkapkan kepergian ibundanya, Meta juga menceritakan soal sang ayah yang berada dalam keadaan kritis. Ia menyebut, ayahnya bahkan sudah tidak mau makan lagi.

“Sebelumnya aku kepikiran papa yang sedang sakit-sakitan dan lagi kritis,” ungkap Meta.

Setelah ibundanya meninggal dunia di Cikampek, Jawa Barat, Ratu Meta mengatakan akan langsung berangkat ke Garut menengok ayahnya. Ia sudah menyiapkan air Zamzam untuk sang ayah agar segera bisa pulih dari keadaan sakit.

“Aku mau nengok papa. Rencananya mau bawain air Zamzam buat papa,” tambah penyanyi yang juga pengusaha kuliner itu.

Kehilangan ayah bunda dalam waktu kurang lebih 48 jam, tentu bukan hal yang mudah bagi Ratu Meta. Pimpinan, karyawan dan artis NAGASWARA ikut mengucapkan Duka belasungkawa mendalam kepada Ratu Meta. Semoga mendiang ayah bundanya mendapat tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa. NSM/(Redaksi)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com