Di Pangkuan Ratu Meta, Sang Ayah Menghembuskan Napas Terakhir

Jakarta,Berbakti kepada orang tua sudah menjadi kewajiban seorang anak. Baru saja ditinggal oleh sang bunda, kini Ratu Meta harus mengikhlaskan juga kepergian ayahnya, Mamat Hendi Mulyadi.

Almarhum tutup usia pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 1 dini hari di kediamannya di Jalan Cimanuk, Maktal, Pamempek, Garut, Jawa Barat.

“Kebetulan kemarin Meta niat nengok papa. Aku dari Karawang sempet pulang Jakarta dulu karena ambil air Zamzam lalu balik lagi melewati Karawang trus langsung ke Garut. Alhamdulillah masih bisa menemui papa,” ungkap Ratu Meta saat dihubungi NAGASWARA News, Selasa ( 12/01/2021).

Firasat kepergian ayahnya sudah ada sejak Meta punya keinginan keras menemui orang tuanya itu untuk membawakan air Zamzam. Meta mengaku selalu khawatir dengan kondisi ayahnya yang dikabarkan sudah dalam kondisi parah dan tidak mau makan.

Setibanya di Garut, Meta langsung menemui ayahnya. Tak lupa ia minumkan air Zamzam kepada ayahnya. Saat berada di pangkuan tangan Meta, lelaki berusia 66 tahun itu kemudian menghembuskan nafas terakhirnya.

“Alhamdulillah papa meninggal di tangan Meta setelah Meta ngaji dan baca solawatan. Selamat jalan papa. Mohon doanya, semoga papa kami husnul khotimah, mohon dimaafkan segala kesalahan beliau semasa hidupnya. Aamiin , NSM/Tim NMC

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com