Datuk Band Kini Kejar Kepopuleran Para Seniornya

Jakarta, Kesuksesan band ST 12 dan D’Bagindas menginspirasi Datuk Band untuk mencoba genre musik Melayu guna mengejar kepopuleran seniornya. Bahkan, kemarin, Datuk band mendapat kesempatan tampil di sebuah acara musik di bilangan Jakarta untuk yang ketiga kalinya.

Menurut Angger, vokalis Datuk, aliran musik bergenre Melayu, masih merakyat dan mudah diterima di telinga masyarakat di awal tahun 2020 ini.

“Melayu musiknya lebih ringan dan merakyat, dari anak kecil sampai ortu bisa open minded. Kami sih optimis bisa setara sama band Melayu sebelumnya seperti ST12. Kalau dibilang Melayu banget nggak sih. Mungkin kaya D’Bagindas ya,” ujar Angger, kepada NAGASWARA News, di PTC, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Band yang digawangi Angger (vokal), Ronald (gitar), Mike (drum), ini memang baru saja mengeluarkan single terbarunya, SAMAWA.

Namun meski terinspirasi dengan ST12, ciri khas vokalis Datuk memiliki perbedaan tersendiri.

“Mungkin dari vokalnya rada beda, terus dari sisi sound dan musik juga menampilkan yang kemasan yang berbeda pula . Kalau band lain nyanyi Melayu banyak sedihnya, kita malah ada riangnya,” kata Angger, didampingi Ronald (Gitar) dan Mike (Drum).

Untuk nama sendiri, Datuk band memang memiliki filosofi tersendiri. Datuk yang juga berarti Raja, dipilih agar mereka bisa berjaya seperti raja.

“Kami pilih nama Datuk karena itu merupakan pemimpin selain raja. Buat kami nggak masalah, nggak ada nama band kaya kami, Datuk. Kalau cari nama di YouTube cuma kami yang pakai. Sebutan fans kami Keluarga Datuk,” tambah Ronald. NSM/[KimSadewa]

Mau tau berita lainnya seputar Datuk Band, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com