CEO NAGASWARA Bukan Nekad Tapi Karena Cinta Musik

diberitain.com – Jakarta, Eksekutif Produser NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna, kadang dibilang nekad. Padahal, kondisi industri musik, belum menentu. Pada hari valentine Selasa (14/2) kemarin, beliau dibilang nekat melakukan terobosan dengan melaunching beberapa nama band, seperti CARAMEL, Abad21, Ucie Sucita & Hengky Kurniawan, Jaluz, DeRama dan Bintang Band.

Ini bukan soal nekat, tapi ini karena kecintaan saya pada musik Indonesia,” tegas beliau (Rahayu Kertawiguna) saat menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, CEO NAGASWARA ini juga sempat merilis 3 single dari nama besar, seperti ORA NDUENI – Zaskia Gotik, Cinta Tak Harus Memiliki (Siti Badriah dan Delon), serta Sherly May (single Kumis).

Tapi kali ini, NAGASWARA mengemas launching yang bertajuk ‘Valentination‘ dengan kemasan bernuansa pink. Hal ini sengaja diluncurkan bertepatan dengan Valentine Days, 14 Februari 2017.

Bicara soal Ucie, dia adalah penyanyi solo dangdut Nagaswara yang meraih dua penghargaan sebagai artis penyanyi dangdut pendatang baru terpopuler Indonesia Dangdut Awards Indosiar dan Anugerah Dangdut Indonesia MNCTV di tahun 2016.

Sedangkan, Hengky Kurniawan, adalah artis sinetron, film dan model. Meskipun jalan berkesenian mereka tak sewarna, Ucie yang lekat dengan bidang tarik suara dan Hengky dengan latar belakang seni peran. Namun ‘kolaborasi’ antara Ucie dan Hengky sama sekali tak menemui kesulitan.

“Mungkin karena kita berdua sudah saling kenal, jadinya kita nggak merasa canggung. Makanya proses rekamannya pun ngak sampai berlarut-larut,” kata Ucie saat jumpa pers peluncuran album ‘Valentination’ di Plaza Atrium Senen, Jakarta.

Sementara pilihan lagu, keduanya sepakat untuk mengembalikan Kalau Bulan Bisa Ngomong dalam genre musik trap reggae yang sangat keren. NSM/KimSadewa

Share Yah

Comments

comments