Buku Baru Eddy Law Terinspirasi dari Para Kyai di Jawa Timur

Jakarta, Selain dikenal sebagai penyanyi, Dr. Edi Ribut Harwanto , S.H., M.H., adalah seorang praktisi hukum. Belum lama ini, mantan pengacara Zaskia Gotik itu kembali meluncurkan buku terbarunya yang berjudul “Distortion Between Dogma And Democracy System”.

Menurut pelantun single “Adinda” ini, buku setebal 135 halaman itu ditulis sejak enam bulan lalu. Buku tersebut mengulas paradigma yang didasarkan pada aspek dogma dan teologis dengan di rekontruksikan pada realitas empiris kehidupan modern era melenial.

“Buku ini merupakan refleksi catatan kehidupan akhir zaman menurut sumber hukum Allah, Al Qur’an, dan Hadist dengan melihat indikator realitas empirisnya,” terang Dr. Edi Ribut Harwanto , S.H., M.H., kepada NAGASWARA News, Minggu (27/6/2020).

Pelantun single “Mimpi Semalam” itu ide dasar penulisan buku ke-empatnya ini ketika dirinya berkhalwat di beberapa pondok pesantren di daerah Jawa Timur.

“Satu di antara sumber inspirasi buku ini adalah KH Sollahudin Wahid Gus Solllah Pimpinan Ponpes Tebu Ireng Jombang,” papar Eddy Law yang juga merupakan pakar Hukum Pidana Ekonomi dan Hak kekayaan Intelektual Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung.

Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH, yang juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Muhamnadiyah Metro, menuturkan, bahwa irama penulisan awal hingga akhir di dalam buku ini penulis menemukan novelty novelty baru, yang sengaja tidak diungkap melalui hipotesa tertulis.

“Ya paparanya cukup gampang dicerna, bebas mengalir dalam dinamika berpikir oleh pembaca,” tegas penasehat Lembaga Bantuan Hukum LBH Forum Bela Negara FBN Kementerian Pertahanan Republik Indonesia itu.

Sebelumnya, penyanyi yang akrab dengan nama Eddy Law itu telah meluncurkan buku berjudul “Politik Hukum Pidana” pada pertengahan 2019 silam. NSM/[KimSadewa]

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com