Bu Ori Awas Virus Aksi Bajakan Lewat Download

diberitain.com – Jakarta, Tokoh kartun Bu Ori kali ini mencoba mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mengakses internet untuk mendownload karya musik. Pasalnya, aksi mendownload karya musik meruapakan pelanggaran hak cipta dan merugikan para musisi.

Dalam kartun di bawah ini Bu Ori menegur seorang mahasiswa yang tengah asik mendowload karya cipta anak bangsa. Menurut Bu Ori banyak kerugian yang kita alami jika melakukan ilegal download. Salah satunya akan menimbulkan virus di perangkat komputer.

Illegal download pada prinsipnya adalah pelanggaran atas HKI (Hak Kekayaan Intelektual), yakni dalam konteks Hak Cipta. Dalam perspektif hukum ini, ada dua unsur hak utama yang terkandung dalam Hak Cipta, yakni hak moral dan hak ekonomi. Hak moral berisi pengakuan dan penghormatan terhadap pihak Pencipta, yang sifatnya non-transferrable (tidak dapat dialihkan).

Sementara hak ekonomi, merupakan hak atas aspek ekonomis yang timbul akibat lahirnya ciptaan ini, dengan adanya durasi waktu eksploitasi. Sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang No. 19/2002 tentang Hak Cipta pasal 1, menyangkut aspek hak ekonomi dari Hak Cipta, ada hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak, untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaannya, atau memberi izin untuk itu.

Ketika musik diupload tanpa izin pemilik hak cipta, maka sesungguhnya yang terjadi adalah pelanggaran, dan ada sanksi yang harusnya diterapkan untuk itu. Pasal 72 UU Hak Cipta 19/2002 menyebutkan bahwa siapapun yang sengaja, tanpa hak melakukan pelanggaran terhadap hak cipta, dikenakan sanksi pidana paling lama 7 tahun dan atau denda paling banyak Rp 5 miliar. Demikian pesan Bu Ori kepada masyarakat. Segera beli produk asli. NSM/Rul

Share Yah

Comments

comments