Baby Shima Berani Ambil Resiko

Jakarta, Memutuskan menjadi penyanyi adalah pilihan Baby Shima sejak awal. Tak tanggung-tangung, penyanyi kelahiran Permas Jaya, Johor Bahru, Malaysia itu bahkan sampai hijrah ke Indonesia dan menekuni musik dangdut.

Tak hanya berani ambil resiko dengan merilis lagu-lagu dangdut di Indonesia, Baby Shima juga menyanyikan lagu berbahasa Jawa. Pekan lalu, ia baru saja merilis single dengan lirik berbahasa Jawa, “Mbalik Kucing”.

“Shima mau berbagai lagu-lagu. Jadi, Shima nggak mau cuma bahasa Melayu saja. Itu tantangan buat Shima sebagai penyanyi,” kata Baby Shima saat berbincang dengan NAGASWARA News belum lama ini.

Karena merasa pekerjaannya sebagai penyanyi sebagai tantangan, Baby Shima selalu mencoba keluar dari zona nyaman. Berkarir di Indonesia, pemilik nama asli Nor Ashima Ramli itu berharap dapat belajar dan memahami bahasa-bahasa di Nusantara.

“Mungkin selepas ini Shima akan coba punya single lagu bahasa Sunda, dan bahasa yang lain-lainnya. Biar Shima lebih banyak belajar bahasa-bahasa lainnya di Indonesia,” lanjut peraih “Pendatang Baru Dangdut Terpopuler” versi “Anugerah Dangdut Indonesia” MNC 2017 itu.

Baby Shima berharap single terbarunya, “Mbalik Kucing” ciptaan R. Husin Albana, dapat diterima para penggemarnya. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di negeri asalnya, Malaysia. Ia merasa senang selalu diberi kesempatan untuk merilis lagu-lagu baru.

“Shima berbuat yang terbaik untuk pendengar-pendengar lagu Shima. Dan semoga semua suka dengan lagu ‘Mbalik Kucing’. Semoga lagunya dikenal ramai. Semoga semuanya berhasil,” harapnya. NSM/(A3)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com