Awal Januari 2020, Wali Band Berduka Akibat Banjir Bandang

Jakarta, Tepat tanggal 1 Januari 2020 hujan lebat membasahi Pondok Pesantren (Ponpes) Latansa, Lebak Banten. Kala itu air bah datang menghantam pondok pesantren milik keluarga Apoy gitaris Wali Band.

Musibah banjir bandang tersebut, telah menghancurkan sekitar 10-15 persen dari 13 hektar luas ponpes yang terletak di kampung Parakansantri, Banjar Irigasi, Lebakgedong, Lebak Banten.

Lantaran musibah tersebut membuat Apoy tidak bisa ngamen bareng Grup band Wali, di Bandung dan Malaysia.

“Sejak banjir, saya konsentrasi ngurus musibah banjir ini, kasihan keluarga kalau saya tinggalin,” kata Apoy usai menerima kunjungan artis dan CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna di Ponpes Latansa, Lebak, Banten, Rabu (15/1/2020) silam.

Dalam kesempatan tersebut, CEO NAGASWARA, Fitri Carlina dan rombongan diajak berkeliling melihat area pesantren yang rusak akibat bencana di awal tahun 2020 itu. Pihak Popnpes La Tansa sendiri diwakili oleh pimpinannya yakni K.H. Adrian Mafatihullah Karim dan Ustad Aan Kurnia atau Apoy.

“Kita cuma berbagi dan peduli dalam rangka membantu Ponpes yang terkena banjir. Nilainya tidak seberapa, tapi dengan niatan kita buat menolong pesantren, juga Pak Kyai, Apoy dan mereka yang menderita kerugian,” terang CEO Rahayu Kertawiguna yang memberikan donasi sejumlah Rp 50 juta.

Fitri Carlina ikut sampaikan duka mendalam akibat banjir bandang yang terjadi di Ponpes La Tansa. Fitri terlihat sangat sedih saat berkeliling melihat bangunan-bangunan Ponpes dan infrastruktur yang mengalami kerusakan.

“Ini pelajaran buat saya pribadi, ternyata saya terlalu kecil di mata Allah. Kalau Allah mau, dalam sekejap bisa meluluh lantakkan apa pun. Kita sebagai manusia nggak boleh sombong,” pungkas Fitri. NSM/Tim NMC

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com