Ato Angkasa, Anak Band Siap Beraksi Lagi

Jakarta, Maklumat larangan berkerumun yang dicabut Kapolri belum lama ini, memberikan angin segar bagi anak band. Hal ini tak kurang ditanggapi positif oleh vokalis band Angkasa, Ato. Ia menyebut kebijakan tersebut bagi ia dan rekan-rekan musisi untuk segera bersiap diri.

“Saya sangat yakin musik Indonesia normal kembali di masa new normal ini. Apalagi Bapak Kapolri sudah mencabut maklumat soal larangan kerumanan. Walaupun di Jakarta dan wilayah lain masih diberlakukan PSBB transisi,” papar Ato saat dihubungi NAGASWARA News, Jumat (3/7/2020).

Terkait kebijakan itu, Ato mengatakan, ia dan rekan-rekannya semakin intens berkomunikasi. Intinya mereka sudah mempersiapakan diri untuk kembali beraktivitas. Ato berharap dalam waktu dua minggu ke depan Angkasa band sudah dapat tampil di panggung kembali.

“InsyaAllah mudah-mudahan dua minggu ke depan acara manggung di out door akan kembali ada. Kalau sekarang ini sifatnya masih indoor atau di dalam tempat hiburan,” ungkap musisi asal Cianjur, Jawa Barat itu.

Angkasa sendiri selama empat bulan terakhir sudah tidak ada acara manggung off air maupun on air. Padahal, di saat bersamaan, band yang populer dengan lagu “Jangan Pernah Selingkuh” itu baru saja melengkapi 10 musik video series mereka yang diambil dari album terakhir Angkasa, “Rahasia Terbesar”.

“Harusnya dari awal corona bulan Maret lalu masih masuk masa promo untuk lagu-lagu di album tersebut. Tapi batal karena kondisinya nggak bisa,” tambah Ato.

Untuk mengisi waktu luang selama masa pandemi corona (Covid-19) ini, Ato menyebut dirinya banyak membuat lagu untuk beberapa artis. Selain itu, ia dan rekan-rekannya juga banyak membuat konten sosmed Angkasa, termasuk di YouTube.

“Saya dan personil band Angkasa lainnya lebih prioritas di dunia sosmed seperti You Tube dan IG. Jadi selama Covid-19 belum kelar, maka untuk sementara kami bikin konten medsos aja,” kata Ato yang juga menjadi komposer lagu-lagu Angkasa. NSM/(BBM)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com