Artika Sari Devi Menjadikan Abbey Mandiri

Jakarta, Seorang mama pasti bangga bila si kecil sudah bisa mandiri. Itu juga yang dirasakan Artika Sari Devi ketika putri sulungnya, Sarah Ebiela Ibrahim atau Abbey sudah tak perlu lagi diingatkan untuk mandi, menyikat gigi, bahkan mengerjakan PR.

“Kalau pulang malam, Abbey suka bilang ‘Semua sudah ya, Mah.. aku mau bobo, tugas Mama tinggal bacain aku dongeng. Seragam sudah siap, buku sudah siap, adik sudah sikat gigi sama aku tadi.’ Alhamdulillah, makasih Abbey!,” tutur Artika menirukan ucapan putrinya.

Abbey yang baru berusia 6 tahun dan duduk di kelas 2 SD, bukan hanya mampu mengerjakan aktivitas bantu diri. Dia juga jadi partner Artika dalam mengingatkan anggota keluarga lain untuk mengerjakan kebiasaan-kebiasaan baik. Selain mengajak adiknya, Zoelie, yang masih berusia 3 tahun, Abbey kerap mengingatkan ayahnya, Baim, terutama untuk sikat gigi di malam hari.

“Dia bisa mengingatkan saya di manapun dan baru percaya kalau sudah melihat sendiri saya sikat gigi,” cerita Baim sambil tertawa.

Artika mengakui kemampuan Abbey tidak muncul begitu saja. Perlu usaha yang konsisten sejak kanak-kanak, untuk dapat membangun kebiasaan baik si kecil dan membuatnya mandiri. Ia juga harus rajin memberikan motivasi dan contoh buat anak-anaknya.

“Abbey selalu perlu diberi contoh dan saya harus melibatkan diri dulu bila ingin ia mengerjakan sesuatu. Misalnya waktu mau tidur, saya ajak dia ambil piyama dan ganti baju bareng, lalu sikat gigi bareng-bareng. Sekarang, dia yang ajak adiknya, ambilin dingklik dan sikat gigi buat adiknya. Saya memotivasi dia untuk menjadi contoh buat adiknya,” ungkap Artika Sari Devi, Putri Indonesia 2004 ini.

Bagi Artika, menjadikan si kecil partner bisa membuat tekanan sebagai mom lepas satu per satu dan ia lebih bahagia. Pressure terberat untuknya datang dari diri sendiri, berupa tuntutan memberikan yang terbaik.

“Menjadi ibu itu berkah luar biasa dan mendidik anak adalah seni. Setiap ibu juga punya cara sendiri dalam mendidik anak yang karakternya juga unik. Menjadi ibu berarti men-challenge kita secara mental dan fisik,” ujar public figure yang menjadikan ibunya sebagai panutan ini. NSM/kimsadewa

Mau tau berita lainnya seputar Abbey Ibrahim, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com