Apa Kata Wali Soal ‘Lovers and Haters’?

Jakarta, Menjelang dua dekade berkarya untuk musik Indonesia, personel Wali band; Apoy, Faank,Tomi dan Ovie mengenang kembali perjalanan mereka di industri musik Indonesia. Big Band Wali yang terbentuk pada 31 Oktober 1999 tidak pernah membayangkan kiprahnya di industri musik mendapat tempat di hati banyak pecinta musik. Karya-karya mereka bahkan menjadi sumber inspirasi untuk banyak orang.

“Tidak pernah kebayang kita sampai seperti ini, tapi berdoa bisa seperti ini dan bisa seterusnya berkarya selalu,” ucap Tomi, penggebuk drum Wali kepada NAGASWARA News di kantor NAGASWARA, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Sukses yang diraih Wali saat ini, tentu tak lepas dari proses panjang dan jatuh bangun yang mereka lalui. Konsisten berkarya dan menghadirkan karya yang mewakili perasaan orang banyak menjadi ramuan Wali agar mudah diterima masyarakat. Sebisa mungkin para personil Wali band eksis tanpa menghadirkan kebencian kepada siapa pun, namun kebahagian.

“Ketika ada trend lovers and haters kami biasa saja. Terpenting kami tidak mau masuk ke trend manajemen haters, meskipun kami mendapatkan hasil dari kebencian orang kami tidak mau. Kami menghibur tapi kami sadar tidak mungkin membahagiakan semua orang,” pungkas Faank. NSM/(ary)

Mau tau berita lainnya seputar Wali, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com