Aldo Sianturi (COO Billboard Indonesia), Masyarakat Wajib Jaga Kedaulatan Karya Cipta Musisi

Jakarta, Bulan Maret menjadi bulan musik bagi insan musik tanah air. Hal ini tentu saja berkaitan dengan perayaan Hari Musik Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Maret. Di mata Aldo Sianturi, Chief Operating Officer (COO) Billboard Indonesia, momen ini dapat dijadikan tonggak untuk lebih menghargai setiap karya cipta musisi tanah air.

“Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita wajib hargai karya cipta lagu dari musisi tanah air. Jangan pernah lakukan pelanggaran karya cipta. Bicara karya cipta bukan hanya komersil, tapi lebih kepada sebuah penghargaan. Saatnya kita jaga kedaulatan karya cipta,” jelas Aldo Sianturi kepada NAGASWARA News saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Aldo menambahkan, sejak diundangkan, hak cipta sudah memiliki dasar yang kuat yakni dasar hukum. Untuk itu, aturan tersebut harus diikuti sebagai ketentuan. Ketentuan tersebut, tambah lelaki yang sering diundang sebagai pembicara dalam bidang musik itu, berdampak panjang ke belakang.

“Contoh sebuah karya lagu terdiri dari komposer, dimana komposer itu bukan hanya satu, didalamnya selalu memiliki dua right, yaitu right sound recording yang berhubungan dengan perusahaan rekaman dan copyright yang berhubungan dengan komposer itu sendiri,” tambah Aldo.

Menandai Hari Musik Nasional 2020 kali ini, Aldo dan rekan-rekannya di Billboard Indonesia, termasuk beberapa entitas yang lain, sepakat untuk menjadikan bulan Maret ini sebagai Bulan Musik Nasional 2020. Mereka memilih music publishing sebagai isu utama yang dibagi kepada masyarakat lewat beragam medium.

Eksistensi majalah musik elektronik Billboad Indonesia yang dikomandoi Aldo sendiri masih seumur jagung. Namun, kiprahnya dalam mengapresiasi karya musisi Indonesia patut diacungi jempol. Salah salah satunya lewat ajang bergengsi Billboard Indonesia Music Awards yang baru lalu. NSM/(BBM)

Mau tau berita lainnya, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com