Abad 21 Pop Arah Musik Sesungguhnya

Jakarta, Sejak karya perdana band Abad 21 musik bergenre pop melayulah yang diusung band asal Bogor Jawa Barat ini. Lagu “Disaat Aku Menyayangimu” dan “TA-LAK (Cinta Ditolak)” dua karya awal Abad 21 menunjukkan pop Melayu menjadi arah bermusiknya. Namun, di tahun 2019 menjadi tonggak pernyataan band dengan personil Iqdam (Vokal), Kiki (Keyboard) dan Robbie (Drum) arah bermusik sesungguhnya Abad21.

“Sejak single ke 3 Abad 21 “Disaat Kau Rapuh” mulai sedikit merubah ke pop, karena arah abad 21 sebenernya ke arah sana. Lagi pula penyebutan Pop Melayu hanya ada di Asia kalau secara dunia sesungguhnya hanya pop,” ucap Iqdam vokalis band Abad 21 di NAGASWARA Menteng Jakarta Pusat (3/12/2019).

Penguatan arah musik pop Abad 21 kian jelas dengan single terbarunya “Benci Tapi Cinta”. Bernuansa Mellow “Benci Tapi Cinta” menjadi jawaban Abad 21 menghadapi arah pasar musik terkini. Dimana musik pop dengan kisah mellow beranjak naik

“”Benci Tapi Cinta” bercerita tentang realita cinta yang sangat menyedihkan, dimana seorang seseorang ditinggalkan saat di sayang sayangnya sama pacarnya, dan tanpa disadari selama ini perasaan pacarnya itu hanya sandiwara atau pelarian saja,tapi sudah terlanjur cinta, seseorang ini udah ga bisa merasakan sakitnya dikhianati, karena udah terlanjur cinta, walaupun benci tapi sesorang ini tetap memaafkan pacarnya itu, ” ucap Robbie Drummer Abad 21. NSM/Ary

Mau tau berita lainnya seputar Abad 21, baca disini

Share Yah

Comments

comments

diberitain.com